{"id":3531,"date":"2022-04-14T06:26:36","date_gmt":"2022-04-14T06:26:36","guid":{"rendered":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/?p=3531"},"modified":"2024-08-26T08:23:37","modified_gmt":"2024-08-26T08:23:37","slug":"obat-pelancar-asi-herbal-alami-bpom","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/obat-pelancar-asi-herbal-alami-bpom\/","title":{"rendered":"Obat Pelancar ASI Herbal Ampuh Untuk Produk Kapsul ASI Booster"},"content":{"rendered":"<p>Bahan herbal alami kerap dijadikan pilihan sebagai obat pelancar ASI. Di Indonesia untuk pelancar ASI kebanyakan terbuat dari daun dan rempah rempah. Dibawah ini jenis bahan herbal yang bisa dijadikan komposisi obat pelancar asi herbal.<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Kunyit<\/h5>\n\n\n\n<p>Sejauh ini, kandungan kunyit tidak berbahaya atau aman bagi ibu menyusui. Secara umum kunyit bermanfaat untuk kekebalan tubuh, kesehatan saluran cerna dan melawan radikal bebas. Kunyit dianggap sebagai galactagogue yakni bahan yang bisa meningkatkan produksi ASI.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Jahe<\/h5>\n\n\n\n<p>Jahe dipercaya bisa menjaga sistem kekebalan tubuh, mengurangi peradangan dalam tubuh, meredakan mual dan meningkatkan produksi ASI. Sama seperti kunyit, jahe juga dianggap sebagai galactagogue yang merangsang produksi susu.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Fenugreek<\/h5>\n\n\n\n<p>Kandungan fitoestrogen di dalam fenugreek diyakini sebagai penyebab produksi ASI meningkat. Fenugreek aman dikonsumsi selama menyusui dan tidak memengaruhi bayi yang menyusu. Namun bahan herbal ini bisa berpotensi menyebabkan keluhan seperti mual, muntah, perut kembung, diare atau urine yang berbau khas.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Daun Katuk<\/h5>\n\n\n\n<p>Daun katuk merupakan golongan galactagogue, senyawa ini dapat merangsang produksi prolaktin untuk ASI. Konsumsi daun katuk tidak boleh sembarangan karena daun katuk bisa meningkatkan kuantitas produksi ASI bila dikonsumsi dengan jumlah tertentu. Manfaat optimal daun katuk untuk meningkatkan produksi ASI baru didapat bila dikonsumsi minimal 200 mg sebanyak 3 kali sehari.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Daun Torbangun<\/h5>\n\n\n\n<p>Daun torbangun mengandung steroid dan polifenol yang dapat meningkatkan kadar prolaktin dan meningkatkan aktivitas sel epitel. Selain itu, daun ini juga dapat memetabolisme kelenjar susu sehingga ASI bisa meningkat 65% tanpa mengubah kualitas gizi susu.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Daun Pepaya<\/h5>\n\n\n\n<p>Daun pepaya juga mengandung galactagogue alami. Selain itu, kandungan phytochemical dalam daun pepaya juga memiliki efek laktogenik. Fitokimia ini meliputi sesamin, limonin, trifoliol, quercetinkaemferol yang bisa mengaktifkan reseptor prolaktin untuk membantu produksi ASI. Selain itu, mengonsumsi daun pepaya juga isa meningkatkan kandungan vitamin A dari ASI.<\/p>\n\n\n\n<h5 class=\"wp-block-heading\">Biji Adas<\/h5>\n\n\n\n<p>Kandungan biji adas bisa meningkatkan suplai ASI dan mengurangi kolik dan gas pada bayi.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa kandungan bahan herbal yang bisa anda gunakan untuk pembuatan produk obat pelancar asi herbal dengan nama merek anda sendiri. Jasa maklon kapsul pelancar asi ini biasanya digunakan oleh pemula bisnis sebagai pilihan bisnisnya karena lebih efisien. Anda tidak perlu mengeluarkan modal untuk membeli peralatan produksi maupun menyiapkan sebagai modal dapt dialokasikan ke hal lain.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Info kerjasama pengadaan produk obat pelancar asi herbal di PT GRA Herbalindo Utama, <a href=\"https:\/\/cart.graherbalindoutama.co.id\/konsultasi\">klik selengkapnya disini !<\/a><\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><a href=\"https:\/\/cart.graherbalindoutama.co.id\/konsultasi\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"369\" src=\"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05-1024x369.png\" alt=\"maklon herbal\" class=\"wp-image-5383\" style=\"width:404px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05-1024x369.png 1024w, https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05-300x108.png 300w, https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05-768x277.png 768w, https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05-222x80.png 222w, https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05-1536x553.png 1536w, https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Logo-WA-05.png 1738w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bahan herbal alami kerap dijadikan pilihan sebagai obat pelancar ASI. Di Indonesia untuk pelancar ASI kebanyakan terbuat dari daun dan rempah rempah. Dibawah ini jenis bahan herbal yang bisa dijadikan komposisi obat pelancar asi herbal.<\/p>\n<\/p><div class=\"more-link\"><a href=\"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/obat-pelancar-asi-herbal-alami-bpom\/\" class=\"btn btn-small btn--dark btn-hover-shadow\"><span class=\"text\">Continue Reading<\/span><i class=\"seoicon-right-arrow\"><\/i><\/a><\/div>","protected":false},"author":1,"featured_media":3537,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[68],"tags":[276,277,278,279],"class_list":["post-3531","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kapsul-herbal","tag-maklon-obat-pelancar-asi","tag-obat-pelancar-asi","tag-obat-pelancar-asi-ampuh","tag-obat-pelancar-asi-herbal"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3531","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3531"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3531\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5996,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3531\/revisions\/5996"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3537"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3531"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3531"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/graherbalindoutama.co.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3531"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}